Karir

Published on November 5th, 2017 | by Saiful Riza

Kebutuhan Soft Skill di Dunia Kerja

Seputarkuliah.com Saat ini kebutuhan akan tenaga kerja yang ditunjang dengan manajerial skill serta profesionalisme sudah merupakan tuntutan. Kondisi dunia kerja yang dinamis, dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi, teknologi serta permintaan pasar. Tenaga kerja yang mempunyai kecerdasan emosional (emotional quotient) yang baik di samping kecerdasan intelektual memiliki potensi daya saing yang lebih unggul dalam kompetisi dunia kerja. Untuk memenuhi kebutuhan soft skill di dunia kerja perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik itu hardskill maupun soft skill.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh National Association of Colleges and Employers USA tahun 2002 terhadap 457 pemimpin perusahaan. Dapat disimpulkan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bukanlah hal yang dianggap utama dalam dunia kerja. Jauh lebih utama adalah softskill yang diantaranya kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dalam tim, motivasi kejujuran, kemampuan adaptasi, kemampuan interpersonal serta adanya orientasi nilai pada kinerja yang efektif.

Kemampuan softskill diatas merupakan jenis kecerdasan emosional. Dalam hal ini merupakan kemampuan untuk mengenal perasaan yang berhubungan dengan diri sendiri dan orang lain, kemampuan memotivasi diri, kemampuan mengendalikan diri atau mengelola emosi pada diri sendiri dalam hubungan nya dengan orang lain (Daniel Goleman)

Berikut lima kecerdasan emosional yang dibutuhkan dalam dunia kerja saat ini:

  1. Kecerdasan emosional yang berhubungan dengan pengendalian diri (emosional) yang terdiri dari kepekaan, sifat sabar dan tabah ketika menjalankan suatu pekerjaan.
  2. Kesadaran emosional menyangkut kedewasaan emosi dalam hubungan nya dengan pengambilan keputusan yang menghasilkan win-win solution.
  3. Kemampuan memotivasi diri, diantaranya kemampuan berfikir positif, pantang menyerah dan ulet.
  4. Keterampilan sosial diantaranya kemampuan bermusyawarah, kerja sama, ataupun kemampuan yang berhubungan dengan kepentingan umum/tim)
  5. Perasaan empati terhadap sesama diantaranya kemampuan memahami, merasakan, akrab, dan perasaan kekeluargaan.

Tiga komponen kompetensi tenaga kerja

Dalam dunia kerja, terdapat 3 komponen utama yang harus dipenuhi supaya seseorang dikatakan memiliki kompetensi yakni knowledge (cognitive domain), skill (psychomotor domain) dan attitude (affective domain). (Jayogopan Ramasamy, Malaysia 2006). Dalam teori tersebut dijelaskan bahwa kompetensi tersebut harus bisa diukur, dinilai, ditunjukkan dan diamati melalui perilaku ketika melaksanakan tugas. Sasaran akhir dari kompetensi merupakan perilaku yang diharapkan dan perlu ditunjukkan dalam melaksanakan tugas. Kompetensi yang terkait langsung dengan bidang pekerjaan.

Berikut ini merupakan keadaan di lapangan mengenai kebutuhan soft skill di dunia kerja. Kompetensi terbagi atas knowledge, skill, attitude. Knowledge yang bisa diukur melalui ujian yang secara umum dilakukan oleh perusahaan sebagai tahap seleksi. Skill yang bisa dikukur dengan mengikutsertakan dalam pelatihan-pelatihan tertentu. Sementara itu, attitude yang diukur lebih subjektif melalui perilaku yang ditunjukkan ketika melaksanakan tugas. Knowledge (melalui pendidikan), (Skill melalui pelatihan) dan attitude yang harus dimiliki tenaga kerja disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Keterampilan soft skill tenaga kerja, dalam prosesnya lebih dominan dipengaruhi oleh karakter pribadi yang berasal dari didikan lingkungan keluarga, tradisi serta pengaruh dari lingkungan sekolah (sosial). Bukan berarti keterampilan softskill tidak bisa diasah, Justru sebaliknya dengan metode dan teknik yang tepat softskill bisa diasah dan dikembangkan

Baca Juga : Meningkatkan dan Mengasah Soft Skills

Beberapa perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan soft skill diantaranya leadership, komunikasi, kreativitas, jujur dan fleksibel. Dalam praktiknya keterampilan softskill dapat dilatih dan disiapkan. Maka dari itu sebelum berkompetisi dalam dunia kerja alangkah baiknya untuk mempersiapkan diri kita untuk menjadi pribadi yang berkualitas dan mempunyai daya saing yang tinggi.

Teruskan informasi ini agar lebih bermanfaat, Bagikan ke media sosial favoritmu di bawah ini:

Tags: , ,


About the Author



Back to Top ↑

error: Content is protected !!