Artikel

Published on December 5th, 2017 | by Admin Seputar Kuliah

Tips Mencari Kawan Dengan Tepat dan Bijaksana

Seputarkuliah.com Tak Kenal maka Tak Sayang. Itulah sebuah peribahasa yang sering kita dengar di negeri kita yang tercinta ini.

Hidup tanpa orang-orang terdekat bagaikan sebuah pohon kecil yang tertepa angin. Merasa kesepian, bosan atau bahkan perasaan frustasi terkadang muncul untuk melemahkan kita. Ketika kita jatuh pada kondisi yang tidak diinginkan, setidaknya kita memiliki orang yang tahu siapa diri kita. Kita sebagai manusia diciptakan untuk saling bersosialisasi satu sama lain sebab keberuntungan bisa saja menyambutmu melalui orang terdekat. Terlalu dekat memang tidak selalu baik, tapi bagaimanapun juga memiliki hubungan untuk saling mempercayai itu merupakan salah satu aspek penting dalam suatu persahabatan. Hal ini tidak hanya berlaku pada hubungan sepasang kekasih, orang terdekat disini bisa termasuk siapa aja, selama orang tersebut mampu kita berikan kepercayaan dan tanggung jawab untuk ikut serta dalam mempengaruhi kehidupan diri kita sendiri.

Apa yang akan terbesit dipikiranmu ketika seseorang mengatakan bahwa berteman dengan siapa saja, tidak perlu memilih-milih siapa diri mereka? Memang benar berteman dengan siapa saja mampu membangun hubungan atau relasi yang lebih luas, kita juga akan memiliki pandangan yang jauh kedepan karena mampu menerawang setiap masalah melalui pengalaman para relasi. Namun, apa yang akan terjadi apabila kamu tidak memilih-milih teman? Menurut saya hal ini sangat penting karena nantinya teman yang kita pilih akan memiliki potensi besar dalam membentuk kepribadian diri kita.

Lalu, bagaimana cara mencari kawan dengan tepat dan bijaksana? Berikut jawabannya:

Jadilah diri sendiri

Kamu harus mampu melihat apa bakat dan potensi diri kamu sendiri. Dengan mengetahui segala hal ini maka akan lebih mudah bagimu mencari atau menemukan orang terbaikmu. Percaya dan jadilah diri sendiri tanpa harus mengikuti, manusia senantiasa menilai kamu. Walau siapa pun kamu hari ini jadilah diri kamu sendiri. Lihatlah siapa yang boleh menerima dirimu.

Selalu berpikir positif

Hari akan lebih menyenangkan untuk dilalui ketika kita berpikir positif. Awali harimu dengan berdoa kepada Sang Pencipta, senantiasa bersyukur bahwa kamu masih diberikan satu hari kehidupan untuk menjadi lebih baik. Nikmati saat kamu harus menikmati setiap momen kehidupan, dan bertahanlah saat keadaan mengharuskan kamu untuk bertahan. Karena hari akan tetap berjalan tanpa memedulikan apakah kamu siap atau tidak untuk menghadapinya.

Simak juga: Menikmati sebuah proses.

Tanamkan sifat rendah hati

Sifat rendah hati akan membawa kita untuk senantiasa menghargai pendapat orang lain, mendengar terlebih dahulu baru menyimpulkan. Selain itu, orang yang suka merendahkan hati juga kadang terlihat mudah bergaul dan mempunyai banyak teman. Menjadi pendengar yang baik juga berarti kita sedang dalam proses pembelajaran karena ilmu tidak saja secara tertulis tetapi dapat disalurkan juga melalui apa yang dikatakan orang lain.

Waspada bukan curiga

Waspada berarti berhati-hati, bertindak penuh perhitungan, berpikir positif, dan memiliki bekal pengetahuan/ilmu yang menjadi pegangan. Namun, curiga berarti berprasangka buruk yang diakibatkan karena kebiasaan berpikir negatif. Kita memang lebih baik untuk menjadi pribadi yang easy-going tetapi kita harus tahu batasan melalui penilaian. Menilai seseorang diawal perkenalan itu sangat menentukan, apakah kita memang cocok berteman dengannya atau tidak. Tapi ingat, menilai orang lain secara berlebihan itu tidak baik. Seandainya tidak cocok, setidaknya perkenalan tidak akan merugikan bukan?

Belajarlah untuk saling memahami

Memahami tidak saja secara kebiasaan yang temanmu miliki tetapi juga memahami bagaimana sifat buruk mereka. Tidak ada yang sempurna di dunia ini, untuk itu Tuhan menciptakan manusia dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya untuk saling melengkapi satu sama lain. Terlebih lagi, butuh yang namanya kata “maaf” . Maaf tidak hanya berdamai dengan orang lain tapi juga terhadap dirimu sendiri bahwa untuk kedepannya berusaha untuk tidak mengulang dan jatuh pada kesalahan yang sama.

Lupakan masa lalumu

Menyesal boleh saja, mungkin tidak banyak dari kita sering mengenang masa lalu. Entah tentang sikap-sikap kita yang terlalu kekanak-kanakan, pengalaman pahit yang tak terlupakan dan sebagainya. Kamu harus bisa bangkit dan berani berdamai dengan masa lalumu itu. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa apa yang pernah terjadi pada dirimu secara tidak langsung mampu mempengaruhi bagaimana kamu membentuk suatu hubungan persahabatan dan bagaimana kepribadian dirimu sangat menentukan kehidupanmu kedepannya.

Baca juga: Pelajaran hidup untuk lebih percaya diri.

Saling terbuka

Persahabatan yang apa adanya dan saling terbuka satu sama lain akan mampu menghidupkan suasana bahkan tak jarang dari mereka mampu mempertahankannya hingga perjalanan hidup terasa begitu menyenangkan. Saling bercerita, berbagi kisah, berbagai kepahitan dan kemanisan hidup mereka. Sebab melalui kata-kata kita mampu mengucapkan apa yang kita rasakan. Oleh karena itu, kata-kata yang lembut dapat melembutkan hati yang lebih keras dari batu.Tetapi kata-kata yang kasar dapat mengasarkan hati yang lunak seperti sutera.

Tersenyumlah setiap hari

Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman. Senyuman mampu memotivasi orang lain, melalui senyuman kita mampu membahagiakan orang lain termasuk diri kita sendiri.

Aspek paling penting dalam diri manusia terutama dalam suatu hubungan adalah kejujuran, kepercayaan, tanggung jawab, dan kesabaran. Sahabat itu seperti permata, sulit proses membentuknya tapi indah sekali kejadiannya dan apabila sekalinya terjatuh maka semua perasaan itu mungkin akan hancur. Tetapi, mereka dapat bersatu kembali bila mereka bersedia untuk dilebur dan dibentuk dari awal bersama.

Perkenalan merupakan awal yang baik. Baik untuk membangun komunikasi, baik untuk mengembangkan kemungkinan-kemungkinan, dan baik untuk saling mendewasakan. Bersatu tanpa memilih, bersatu karena kebaikan, maka akan memuliakan kita menjadi lebih baik. Namun berbeda bila kita menolak suatu perkenalan, maka kita telah kehilangan kesempatan untuk menemukan permata yang ternyata lebih berkilau dari sebelumnya. Jika memang tidak cocok, bukan berarti kita langsung tidak peduli, karena perlu diingat sahabat yang baik akan membantu temannya yang sedang menemukan jalan buntu. Untuk itu, saling membimbing akan terasa lebih bermakna. Alih-alih tak kenal maka tak sayang.

Orang-orang yang ada disekeliling kita merupakan anugerah yang indah dari Tuhan. Mereka diciptakan untuk membantu dan menguji kualitas diri kita. Tak peduli seberapa banyak temanmu tapi yang paling penting adalah mereka yang rela bersamamu mengalirkan air mata, mengukir senyuman menawan, saling menepuk pundak, dan berjalan yakin kedepan bahwa hidup akan baik-baik saja jika kita lalui bersama. Hidup memang tidak selalu indah, namun keindahan adalah mereka yang hidup dalam kenangan.

Tulisan berjudul “Tips Mencari Kawan Dengan Tepat dan Bijaksana” ini merupakan artikel lomba yang diadakan oleh redaksi seputar kuliah (www.seputarkuliah.com)

Ditulis oleh: Callista Kalyana.

Callista Kalyana bisa kamu sapa lewat Instagramnya, yakni: callista689.

Semoga tulisan ini bermanfaat!

Teruskan informasi ini agar lebih bermanfaat, Bagikan ke media sosial favoritmu di bawah ini:

Tags: , ,


About the Author



Back to Top ↑

error: Content is protected !!