Q & A Seputar Pendidikan Perkuliahan Jurusan Teknik

Tahukah Anda bahwa di Indonesia saat ini membutuhkan banyak sekali lulusan Teknik? Maka dari itulah, jika Anda masih ragu untuk masuk jurusan ini karena menganggap bahwa mata pelajarannya sulit, jumlah saingan banyak, dan masih bingung memilih jurusan prodinya, maka kali ini kami punya solusinya! Berikut ini adalah jawaban dari beberapa pertanyaan yang sering diajukan untuk mereka yang ingin masuk ke jurusan Teknik, antara lain:

Q & A Pendidikan Perkuliahan Jurusan Teknik

  1. Hal penting seperti apakah supaya sukses di jurusan Teknik ini? Adakah prakteknya dalam jurusan ini?

Setiap mahasiswa yang masuk ke jurusan ini pastinya akan mempelajari tentang teori dan hitungan tekniknya. Sedangkan pengalaman bisa mengasah intuisi dan kemampuan yang lebih baik. Sehingga, perhitungan saat mengerjakan pekerjaan teknik semakin baik. Seperti itulah pentingnya jika masuk ke jurusan ini. Sedangkan untuk pertanyaan apakah ad aprakteknya, jawabannya pasti ada!  Karena itulah beberapa mahasiswa jurusan Teknik umumnya sulit lulus cepat kurang dari 4 tahun.

  1. Apakah perbedaan prodi Teknik Kimia, prodi MIPA, dan teknik Kimia Bioproses?

Sebenarnya pelajaran yang diajarkan pada jurusan Teknik Kimia itu sama seperti jurusan Teknik Kimia Bioproses. Hanya saja, untuk Teknik Kimia Bioproses itu materi yang dipakai hanya zat-zat biologis. Sedangkan untuk Teknik Kimia itu lebih luas lagi, tidak sekedar zat biologis saja. Namun, Teknik Kimia ini berbeda sekali dengan MIPA atau Kimia Murni. Gelarnya juga berbeda. Satunya menjadi Sarjana Sains, sedangkan satunya Sarjana Teknik.

  1. Pelajaran apa yang banyak digunakan dalam jurusan Teknik Kimia?

Beberapa orang yang masuk ke jurusan Teknik Kimia ini berpikir 2x karena mereka takut jika tidak bisa mengikuti pelajarannya. Karena mereka berpikir bahwa yang bisa masuk adalah yang pandai pelajaran Kimia saja. Padahal, tidak seperti itu. Meskipun ilmu dasarnya adalah Kimia. Namun, dalam prosesnya lebih banyak menggunakan ilmu Fisika. Jadi, untuk masuk ke jurusan ini, ilmu Fisika wajib kuat. Begitu juga, dengan Matematika, Kalkulus, dan Kimia.

  1. Apakah Fakultas Teknik itu wajib magang?

Ada beberapa kampus yang mewajibkan mahasiswanya harus magang, namun ada juga yang tidak. Namun, ada juga yang mewajibkan mahasiswanya untuk magang sekalian KKN. Keuntungan magang disini adalah setiap mahasiswa bisa langsung praktek kerja langsung. Sehingga, mereka bisa mengasah ilmunya lebih dalam lagi, tidak hanya sekedar belajar teori saja didalam kelas.

  1. Apa yang dipelajari dalam Jurusan Teknik yang lain?

Salah satu yang dipelajari adlaah Teknik Arsitektur. Dalam jurusan ini mengajarkan mahasiswanya untuk merancang sebuah bangunan. Jadi, setiap calon mahasiswa harus punya background bisa menggambar dan memiliki skill visual yang baik. Selain itu, pelajaran Matematika juga sangat dibutuhkan di dalam jurusan ini, khususnya untuk pelajaran geometri.

Ada lagi jurusan Teknik Sipil. Dimana mahasiswa diminta untuk mempelajari cara membangun rancangan yang dibuat oleh seorang arsitektur. Umumnya, jumlah peminat jurusan Teknik Sipil ini terbagi menjadi 3 bagian. Yaitu, jalanan, gedung atau bangunan, dan laut. Kemudian, masih ada Teknik Elektro. Seperti namanya, jurusan ini mempelajari semua hal yang berkaitan dengan listrik.

Misalnya saja, seperti sistem otomasi, sirkuit, robotic, alat sensor, dan alat kontrol.  Sedangkan untuk jurusan Teknik Industri itu mempelajari semua hal di bidang teknik. Umumnya, lulusan dari teknik Industri ini dicari di semua bidang industri. Hanya saja, jika ingin masuk jurusan ini tidak boleh buta warna. Jadi, pastikan bahwa kondisi kesehatan Anda tidak bermasalah dulu.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *