8 Cara Cerdas Agar Profil LinkedIn-mu dilirik HRD Perusahaan Besar

Media

Selain bikin CV dan resume diri semenarik mungkin, salah satu cara buat memikat hati HRD perusahaan incaran adalah dengan membuat akun di LinkedIn. Saat ini banyak HRD perusahaan besar yang justru mencari calon karyawan melalui situs ini.

Tapi sayangnya, banyak pencari kerja yang bikin profil LinkedIn biasa aja alias kurang menarik. Padahal, profil yang gak biasa justru malah membuat HRD perusahaan besar melirik lho. Terus gimana dong cara menarik perhatian HRD lewat profil LinedIn-mu? Cobain cara ini yuk!

1. Jangan lupa buat pasang foto semenarik dan seformal mungkin, jangan sampai foto alay jadi profilmu ya.

Nggak kayak di Facebook atau Instagram, sebaiknya kamu nggak masang foto ‘aneh’ di akun LinkedIn-mu. Sebaliknya, kamu harus memasang foto yang rapi, formal, dan wajah yang terlihat. Semakin formal dan meyakinkan fotomu, maka semakin besar kesempatanmu untuk membuat HRD tertari.

2. Isi data diri yang lengkap sesuai dengan dirimu. Ini mempermudah HRD untuk membuat penilaian lho.

Jangan lupa buat melengkapi semua data diri yang ada di sana. Data yang lengkap akan membuat akunmu nggak terlihat ‘kosong’.

3. Deskripsikan juga jenis pekerjaan yang bisa atau sedang kamu lakoni, dan jangan lupa sertakan beberapa riwayat pekerjaanmu.

Tulisan deskripsi pekerjaan yang sesuai dengan dirimu. Jangan lupa buat mencantumkan riwayat pekerjaan yang pernah kamu lakoni. Ini yang membuat HRD bisa membuat penilaian apakah posisi yang dia cari sesuau dengan dirimu.

4. Cantumkan keahlian yang kamu miliki. Usahakan sespesifik mungkin ya!

Bisa jadi HRD tertarik untuk meng-hire kamu setelah melihat skill yang kamu miliki. So, sertakan skill yang kamu punya ya. Siapa tahu perusahaan terbaik sedang mengincar dirimu.

5. Kemampuanmu bukan sebatas tulisan profil di LinkedIn aja, HRD juga butuh contoh nyata dengan portofolio.

Portofolio yang keren akan membuat HRD semakin yakin dan mantap kalau kamu adalah orang yang tepat. Portofolio menunjukkan skill yang kamu miliki memang benar nyata.

Baca Juga ; Pentingnya Pengalaman Sebelum Kuliah

6. Akun yang pasif terlihat nggak menarik di mata HRD. So, update terus profil kamu ya.

Apapun perubahan yang menyangkut tentang karier-mu, jangan lupa untuk ditulis ya. Entah itu pindah kerja, naik jabatan atau punya portofolio baru sebaiknya tetap kamu update. Ini menunjukkan kamu kamu ‘berkembang’.

7. Kembangkan terus link yang kamu punya lewat situs ini. Semakin banyak jaringan, semakin besar kemungkinan HRD menemukanmu.

Kamu juga perlu memperluas jaringan dan link kamu di sini lho. Nggak cuma teman satu profesi atau bidang aja, tapi juga profesi di bidang lain. Link yang luas ini membuat profil kamu semakin meyakinkan dan terlihat profesional. Selain itu, kamu pun akan mudah ditemukan oleh para HRD yang sedang mencari calon karyawan di luaran sana.

8. Dan terakhir, persiapkan dirimu sebaik mungkin. Jangan sampai HRD kecewa lantaran terlihat perbedaan mencolok antara profil di LinkedIn dengan dirimu yang sebenarnya saat interview nyata.

Nah, kalo profil LinekdIn kamu udah keren dan okebanget, jangan lupa buat mempersiapkan kemampuan dan skill kamu sebaik mungkin ya. Ketika kamu dipanggil buat wawancara nanti, skill dan profesionalisme kamu yang sebenarnya yang akan dinilai, bukan lagi profil di LinkedIn. Karena nggak lucu kan kalo di LinkedIn oke, tapi aslinya zong? (Sumber : life.idntimes.com)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *